Cara Melihat Bakat Anak Dari Kehidupan Sehari-hari

Bakat anak adalah sebuah pertanyaan yang muncul dalam benak orang tua, terutama dalam masa pra-remaja. Agar orang tua dapat mengarahkan anak pada kemungkinan-kemungkinan yang tepat, tentu akan lebih mudah ketika mengetahui potensi dan bakat anak. Hal ini bisa meminimalisir berbagai hal yang merugikan waktu anak sehingga dapat fokus dalam mengembangkan talentanya. Jika anda belum berkesempatan melakukan tes minat dan bakat anak melalui lembaga seperti STIFIn, anda tentu wajib melakukan eksplorasi langsung terhadap anak anda secara intensif. Berikut ini cara melihat bakat anak dari kehidupan sehari-hari :

Membangun Obrolan Yang Positif

Obrolan positif menjadi hal yang perlu untuk dibangun dalam keluarga. Obrolan positif ini juga nantinya akan membuat anak lebih terbuka tentang hal-hal yang membuatnya tertarik, unik, atau berkesan. Posisikan anda sebagai pendengar yang baik, tidak ada salahnya anda ikut antusias dengan ceritanya. Dengan cara ini anda bisa menggali lebih dalam tentang minatnya, dan perhatikan topik-topik seperti apa yang paling sering dibicarakannya. 

Mengajaknya Mengunjungi Berbagai Tempat

Berjalan-jalan tidak harus berekreasi, anda bisa mengajak anak mengunjungi berbagai jenis tempat bisa jadi cara melihat bakat anak. Tidak selalu tempat wisata, bahkan sekadar gedung perkantoran, galeri seni, lapangan olahraga, dan masih banyak tempat lain yang bisa secara rutin anda agendakan untuk berjalan-jalan bersama anak anda. Tujuannya adalah untuk melihat di mana anak paling tertarik dengan aktivitas yang ada di sana. Hal ini cocok bagi anda yang memiliki anak usia pra-SD karena mereka cenderung terbuka pada hal-hal baru. 

Mencoba Berbagai Kegiatan

Tidak hanya melihat-lihat, melakukan aktivitas baru juga perlu rutin dilakukan. Semakin banyak aktivitas yang dilakukan seorang anak, maka anda bisa melihat semakin banyak potensi yang ia miliki. Banyak trial-trial pendidikan non formal dibuka sebelum anda mendaftarkan anak anda pada bidang kreatif seperti les musik, menggambar, komputer, dan masih banyak lagi.  Selain itu, di rumah anda juga bisa mengajaknya melakukan aktivitas-aktivitas yang potensial seperti memasak, berkebun, maupun menata rumah. Kegiatan-kegiatan ini bisa jadi kesempatanya mengeksplorasi dan menemukan hal yang mungkin adalah bakatnya. 

Membuatnya Dalam Posisi Terdesak

Cara melihat bakat anak juga bisa anda lakukan dengan membuatnya berada dalam kondisi terdesak. Anda perlu merencanakan strategi yang membuatnya seolah-olah merasa terancam bahaya, seperti misalnya ada memberikan hukuman karena kegagalannya atau anda memberinya tugas yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Pada kondisi terdesak, ia akan mencari jalan keluar terbaik untuknya. Pada proses inilah anda bisa melihat bagaimana pola pikir anak anda bekerja sehingga anda bisa tahu bagaimana perlakukan yang tepat untuk mengembangkan bakatnya. Akan mungkin anda temukan kejutan-kejutan darinya mulai dari cara penyelesaian yang ternyata tidak anda bayangkan, atau justru dia bisa melalui situasi tersebut dengan tenang dan penuh perhitungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *