Mengenal Karakter Sensing ekstrovert STIFIn

STIFIn merupakan suatu konsep di mana memetakan manusia berdasarkan sistem operasi otaknya. Tahukah Anda? STIFIn membagi kecerdasan genetik menjadi 9 di mana salah satunya adalah sensing ekstrovert. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai karakter sensing esktrovert STIFIn, simak ulasan berikut ini. 

Sensing ekstrovert

Karakter sensing ekstrovert hampir serupa dengan sensing introvert. Memiliki mesin kecerdasan yang sama yakni sense dan drive atau penggerak yang berbeda yakni ekstrovert. Otak manusia terdiri dari lima belahan di mana terdapat dua lapisan. Untuk sensing ekstrovert, belahan otak yang digunakan adalah belahan otak kiri bagian bawah. Sedangkan untuk lapisannya yang digunakan adalah lapisan otak bagian dalam. Jika Anda berpikir bahwa introvert dan ekstrovert dalam STIFIn merupakan hal yang sama dengan yang ada di dalam ilmu psikologi umum, maka Anda salah besar karena introvert dan ekstrovert di sini lebih ditujukan pada letak lapisan otak di bagian luar dan bagian dalam. 

Personality genetik ini bisa Anda ketahui dari sebuah tes dengan cara scan kesepuluh sidik jari. Tidak hanya itu, Anda juga bisa tes bakat anak melalui sidik jari agar anak tidak salah pilih bakat. Selain itu Anda juga dapat mengikuti tes ini ketika ingin memilih jurusan kuliah agar lebih tepat dan tidak menyesal di kemudian hari. Tes personality genetik ini diperkirakan lebih akurat karena konsepnya memadukan antara neuro science, teori psikologi dan SDM. 

Karakter Sensing ekstrovert

Bicara mengenai karakter sensing ekstrovert STIFIn, maka sudah pasti bahwa orang dengan karakter ini akan lebih melibatkan inderawi untuk memahami suatu persoalan. Mengapa sama dengan karakter sensing introvert? karena mesin kecerdasan yang digunakan sama yakni sense. Bedanya terletak pada lapisan penggerak atau drive di mana karakter ini menggunakan lapisan otak bagian luar yang disebut ekstrovert. Orang sensing ekstrovert akan lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan dan tidak teguh pendirian. Hal tersebut disebabkan oleh lapisan bagian otak luar yang posisinya lebih renggang dibandingkan lapisan otak bagian dalam. 

Meskipun mudah terpengaruh oleh rangsangan dari luar, namun dia tidak memiliki daya tarik yang kuat terhadap suatu hal karena merasa tidak mampu. Oleh karena itu harusnya dia mendapat rangsangan yang lebih besar lagi karena ketika dia merasa tertarik maka dia akan bersungguh-sungguh dan membuat orang lain tertinggal. Persiapan yang matang saat melakukan suatu hal adalah kunci bagi orang sensing ekstrovert. Hal tersebut karena dia takut melakukan kesalahan sehingga apa saja yang dilakukan harus sempurna. Maka jangan pernah meremehkan diamnya orang dengan karakter sensing introvert STIFIn. Ketika dia mulai termotivasi, dia akan bersungguh-sungguh dan rajin berlatih sehingga hasilnya akan membuat orang lainnya tertinggal jauh. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *