Pahami Karakter Thinking ekstrovert STIFIn

STIFIn merupakan suatu singkatan dari sensing (S), thinking (T), intuiting (I), feeling (F) dan insting (In). Konsep ini diperkenalkan oleh Farid Poniman dengan memadukan antara teori psikologi, neuro science dan SDM. Untuk mengetahui hasil tes maka Anda harus melakukan tes sidik kesepuluh sidik jari terlebih dahulu. anda juga bisa menentukan bakat anak dengan tes bakat anak melalui sidik jari. Karakter yang dihasilkan ada 9 di mana salah satunya adalah karakter thinking ekstrovert STIFIn. 

Thinking Ekstrovert 

Pada hasil tes STIFIn terdapat 9 tipe karakter yakni Sensing Introvert (Si), Sensing Ekstrovert (Se), Thinking Introvert (Ti), Thinking Ekstrovert (Te), Intuiting Introvert (Ii), Intuiting Ekstrovert (Ie), Feeling Introvert (Fi), Feeling Ekstrovert (Fe) dan Insting (In). Masing-masing orang memiliki salah satu dari kesembilan tipe karakter tersebut. Introvert dan ekstrovert dalam konsep STIFIn berbeda dengan psikologi umum karena kata tersebut lebih menunjukkan pada bagian lapisan otak. 

Manusia berpikir menggunakan otak di mana otak terbagi menjadi lima bagian belahan dan 2 bagian lapisan. Belahan otak yang aktif pada tipe karakter thinking adalah otak kiri atas atau disebut juga neokorteks kiri, dengan drive penggeraknya berupa lapisan otak luar yang disebut ekstrovert. Lapisan otak luar agak renggang sehingga orang dengan karakter ini  mudah dipengaruhi oleh lingkungan luar.  

Karakter Thinking ekstrovert

Thinking diibaratkan sebagai mesin kecerdasan manusia yang dikendalikan oleh drive ekstrovert. Karakter thinking ektrovert STIFIn akan mudah dipahami dengan mengambil kata kunci think di mana serupa dengan tipe sebelumnya yakni kerap menggunakan logika dalam berpikir. Bedanya adalah tipe ini mudah menerima pengaruh dari luar karena drive yang digunakan adalah ekstrovert. Mereka tidak teguh pendirian dan mudah goyah sehingga terlalu fleksibel. 

Bagi mereka yang bertipe thinking ekstrovert segala sesuatu yang berdasarkan data akurat adalah suatu kebenaran. Sifat keras kepalanya tidak bisa dipungkiri sehingga dia melihat segala sesuatu dengan kacamata objektivitas. Mereka tidak terlalu memandang siapa yang sedang berbicara namun lebih fokus pada apa yang sedang dibicarakan. Jika orang dengan tipe ini menjadi pemimpin maka akan lebih adil rasanya karena perlakuannya. Ketika berpendapat, mereka akan memberikan pendapat dengan menggunakan pandangan objektif sehingga adil bagi siapapun yang terlibat. 

Orang tipe ini termasuk amanah karena dia memiliki semangat kerja keras dalam menyusun metode penyelesaian masalah dengan logika sehingga semua tuntas sebagaimana mestinya. Sifat kewibawaannya ini sangat dielukan oleh banyak orang. Keadilan dan logika harus berjalan lurus dan efektif di bawah kendalinya. Seringnya menggunakan logika dan berpikir rasional terkadang memberikan bencana bagi orang bertipe thinking ekstrovert. Urusan cintanya juga terlalu ruwet karena dia tidak tahu bahwa dirinya sedang jatuh cinta. Oleh karena itu karakter thinking ekstrovert ini bisa dikatakan seperti tokoh tsundere di mana sikapnya terkadang dianggap arogan dan tidak berperasaan meskipun hal itu diluar kendalinya karena dipengaruhi cara berpikir efektif dan tidak suka basa-basi.  

Itulah penjelasan singkat mengenai karakter thinking ekstrovert STIFIn. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *